PELATIHAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) 2019 PRESS RELEASE

W

HIMIA FISIP UMJ telah melaksanakan pelatihan PKM pada tanggal 25 November 2019 di ruang 301 gedung FISIP UMJ, pelatihan ini diadakan guna memberikan bekal pengetahuan seputar PKM terkhusus bagi mahasiswa/i jurusan administrasi publik FISIP UMJ yang akan mengajukan proposal PKM 2019 didanai 2020.

Dalam pelaksanan pelatihan PKM,  HIMIA FISIP UMJ diberikan arahan oleh para dosen yang ada dalam hal ini dosen yang memberikan pengarahan dan pelatihan ada Ibu Nida Handayani, M.Si dan Ibu Mawar, S.IP, M.AP dan ada pula rekan rekan mahasiswa yang turut mendampingi jalannya pelatihan PKM ini yaitu Dwiky Lucky Adiyasha angkatan 2017, Dini Herliani Angkatan 2016, dan JoliApriansyah angkatan 2016

Sesuai dengan Pengumuman tentang Pembukaan Penerimaan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pendanaan Tahun 2020 Nomor 1060/E.E3/KM/2019  yang dikeluarkan oleh Direktur Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Kemahasiswaan. Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta untuk mengajukan proposal PKM 5 Bidang (PKM-P, PKM-M, PKM-K, PKM-T, PKM-KC), PKM-AI, PKM-GT dan PKM-GFK pelaksanaan tahun 2020.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah suatu wadah yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya diperkuliahan kepada masyarakat luas.

Dalam hal ini diharapkan mahasiswa Administrasi publik FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta  dapat berkontribusi dengan baik dalam pelaksanaan PKM yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Apabila proposal PKM nya dinyatakan lolos, mahasiswa akan mendapatkan pendanaan untuk melaksanakan kegiatan menurut proposal yang diajukan. Setelah menjalankan kegiatan PKM, mahasiswa/I akan dimonitring sebagai pertanggungjawaban kegiatan PKM. Jika mahasiswa/i sebagai peserta mendapatkan nilai baik dalam monitoring itu, kemungkinan besar peserta berkesempatan menjadi peserta Pimnas.

Lalu setelah itu ada Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang  merupakan puncak dari kegiatan ilmiah mahasiswa-mahasiswa se-tanah air yang dikompetisikan. Jadi, yang berhasil masuk dalam Pimnas bukanlah mahasiswa sembarangan karena harus lolos dari beberapa tahapan seleksi. Tahapan awal dimulai dari seleksi proposal PKM. Namun ironisnya, mahasiswa-mahasiswa sekarang banyak yang kurang antusias dalam mengajukan proposal PKM.

Pembuatan proposal PKM tidak dapat mahasiswa/i buat menurut sekehendaknya sendiri. Proposal harus mengikuti format penulisan yang tertera di buku pedoman. Secara tidak langsung itu artinya mahasiswa/i administrasi public sudah diajarkan bagaimana cara membuat tulisan yang benar dan baku.

HIMIA FISIP UMJ

Official Website Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.